skip to main | skip to sidebar
  • Home

| Sarana-Sarana Dakwah |

Assalamualaikum & Bismillah...

Hak-Hak Seorang Muslim daripada buku

BAGAIMANA MENYENTUH HATI
KIAT-KIAT MEMIKAT OBJEK DAKWAH


OLEH ABBAS AS-SIISIY


Saban hari, kita sering kali bertemu dengan rakan kita yang dikenali dan kita mesti akan memberikan salam kepadanya dan sahabat yang lagi satu itu pasti akan menjawab salamnya itu. Alhamdulillah, namun pada masa kini, kalau kita terserempak dengan orang yang kita tidak kenali adakah kita akan memberikan salam? atau kita buat-buat tidak tahu sahaja. Yela, orang tak kenalkan. Buat apa hendak beri salamkan.

Wahai sahabat-sahabatku, jika kalian ada persepsi yang sebegini rupa, maka saya sarankan agar kalian ubah kembali persepsi itu apabila kalian baca posting ini. InsyaAllah... ^_^

Mari kita hayati satu hadith Nabi Muhammad SAW:

"Hak seorang Muslim terhadap Muslim yang lain ada enam: Jika bertemu maka berilah salam, jika tidak kelihatan maka cari tahulah, jika sakit maka jenguklah, jika mengundang maka penuhilah, jika bersin dan mengucapkan hamdalah maka jawablah (dengan mengucapkan 'yarhamukallah', dan jika meninggal dunia maka hantarkanlah (ke kubur)." (HR Muslim)

Dalam hadis ini dapat kita simpulkan bahawa hak seorang Muslim kepada Muslim yang lain ada enam perkara:

  1. Jika bertemu maka berilah salam
  2. Jika tidak kelihatan (sahabat kita) maka cari tahulah
  3. Jika sakit maka jenguklah
  4. Jika ia mengundangmu maka penuhilah
  5. Jika ia bersin dan mengucapkan 'hamdalah' maka jawablah (yarhamukallah)
  6. Jika ia meninggal dunia maka hantarlah ia ke tempat kuburnya


Pertama: Jika bertemu maka berilah salam

Mengucapkan salam adalah langkah pertama, akan semakin mantap jika diikuti dengan berjabat tangan. Ucapan salam harus disertai dengan perasaan cinta, senang, dan wajah yang berseri agar fungsi ucapan salam itu terwujud. Setelah itu saling memperkenalkan nama, pekerjaan, dan tempat tinggal. Dengan demikian anda telah menapaki tahap awal dalam berdakwah.



Kedua: Jika tidak kelihatan maka cari tahulah

Watak sebuah perkenalan adalah jika seseorang yang telah anda kenal itu tidak anda lihat dalam waktu tertentu, maka anda harus mencari kabar tentang keadaannya atau menghubunginya, baik lewat telepon mahupun surat.


Ketiga: Jika sakit maka jenguklah

Sunnatullah akan berlaku pada setiap orang, maka suatu saat ia akan merasa gembira, sedih, atau sakit; dan setiap kondisi harus disikapi dengan sikap yang islami. Jika anda mendengar bahawa teman anda sakit, Anda harus cepat-cepat menjenguknya, memberikan kesejukan, dan mendoakan untuk kesembuhannya; akan sangat baik lagi jika anda membawa hadiah yang sesuai.


Rasulullah saw. bersabda: "Hendaklah kalian saling memberi hadiah, kerana hadiah itu akan menjadikan kalian saling mencintai." (HR. Malik dalam "Al-Muwatha")

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya sesama muslim kerana Allah, maka malaikat akan berseru kepadanya, 'Kamu dalam keadaan baik dan baikpula tempat tujuanmu, kamu pun akan ditempatkan di surga.'" (HR. Muslim)

Di tempat teman anda tersebut, anda pun dapat berkenalan dengan teman-temannya. Dengan demikian anda akan semakin banyak mempunyai kenalan. Jangan sampai kunjungan itu anda pergunakan untuk membaca quran, majalah, atau berbicara yang tidak ada gunanya, agar tujuan kunjungan tersebut dapat terwujud. Jika anda masuk rumahnya, hendaklah anda duduk di mana anda dipersilakan duduk.


Diriwayatkan dalam sebuah atsar: "Barangsiapa masuk rumah salah seorang di antara kamu maka duduklah di tempat tersebut, kerana kaum itu lebih mengetahui aurat rumah mereka." (HR. Thabrani)



Keempat: Jika ia mengundangmu maka penuhilah

Setelah melewati tahapan-tahapan di atas maka hubungan antara kalian akan semakin erat. Suatu saat teman anda akan menghadapi keadaan-keadaan penting, seperti sukses dalam tugas, pernikahan, atau yang lainnya, lalu ia mengundang anda untuk menghadiri acara-acara tersebut. Anda harus memenuhi undangan tersebut kerana ini merupakan kesempatan berharga yang tersedia tanpa harus anda rencanakan sebelumnya. Begitu juga sebaliknya, anda pun harus mengundangnya dalam acara-acara penting yang anda adakan.


Kelima: Jika ia bersin dan mengucapkan "hamdalah" maka jawablah ucapkan"yarhamukallah" (jika perempuan bersin, jawab "yarhamukillah")

Duduk bersebelahan dengan orang yang belum dikenal di suatu tempat, baik di perjalanan, pesta, mahupun tatkala menjenguk orang sakit, lalu orang yang duduk di sebelah anda itu bersin maka hendaklah anda menoleh kepadanya dengan wajah berseri seraya mengucapkan, "yarhamukallah (mudah-mudahan Allah memberi rahmat kepada anda)." Tentunya hal ini akan menjadikan dirinya merasakan sesuatu yang baru dan setelah itu anda dapat bercakap-cakap dengannya.


Keenam: Jika ia meninggal dunia maka hantarkanlah ke kuburnya

Apa yang dapat ia lakukan setelah meninggal dunia dan di kubur? Pada hakikatnya, mengantar orang lain yang meninggal ke kubur adalah mengantar dirinya sendiri, yang ia akan dapat mengambil nasihat, pelajaran, dan merenungkannya. Ini sebuah sunnah Rasulullah saw. yang menggambarkan persatuan dan kesatuan kaum mushmin. Jika sebelumnyaaAnda dapat mengenal peribadi orang yang telah meninggal dunia, maka sekarang anda dapat menggunakan kesempatan untuk berkenalan dengan keluarganya dan orang-orang yang bertakziah ke rumahnya.


 
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa menghadiri jenazah hingga menyembahyangkannya, maka baginya pahala satu qirat. Barangsiapa menyaksikan hingga dikebumikan, maka baginya dua qirat." Seorang sahabat bertanya, "Apakah dua qirat itu, wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Seperti dua gunung yang besar." (Muttafaqun 'Alaih)

Sekadar perkongsian daripada buku yang saya baca. Semoga bermanfaat kepada sahabat-sahabat sekalian.

"Selamat Menyambut Ramadhan Al-Kareem"

Wallahua'lam...

0 komen   |   Posted by Saya Rahimi
Reactions: 

| Ramadhan al-Mubarak is COMING |

Assalamualaikum & Bismillah...


Ramadhan is COMING...Ramadhan is COMING...YEAH!

Alhamdulillah...lagi sepuluh hari sahaja insyaAllah sebelum kedatangan Ramadhan al-Kareem yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia. Marilah sama-sama kita bersiap-siaga untuk menanti kedatangan Ramadhan yang penuh dengan barakah ini.

Namun begitu sahabat-sahabat saya sekalian, pastikah kita akan bertemu dengan Ramadhan pada kali ini? Walaupun hanya tinggal sepuluh hari sahaja, ajal itu datang dalam keadaan yang kita pun tidak tahu bilakah ketibaannya. Baru sahaja tadi ada seorang meninggal dunia sebelum datangnya Ramadhan.

Anda pasti anda sempat bertemu Ramadhan al-Kareem pada tahun ini?

Ataupun kalau sempat, bagaimana pula dengan Ramadhan yang akan datang?

Adapun begitu, moga-moga Allah berikan kita kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan pada kali ini dan pada kali yang akan datang insyaAllah.

Untuk kesempatan kelapangan masa yang ada ini, saya ingin mengajak sahabat-sahabat sekalian untuk kita persiapkan diri kita bagi menghadapi Ramadhan pada kali ini. Janganlah apabila datangnya Ramadhan kali ini, amalan kita sama sahaja pada bulan-bulan yang lepas. Ramadhan adalah bulan tarbiyyah di mana jiwa-jiwa kita dapat didikan untuk melakukan perkara-perkara yang soleh. Lagi pun pada bulan Ramadhan inilah kita lagi senang untuk lakukan amalan soleh. Jadi, jangan lepaskan peluang Ramadhan pada kali ini kerana mungkin sahabat-sahabat kali dapat berjumpa dengannya pada tahun ini sahaja!

Jom kita berlumba-lumba untuk melakukan amalan kebaikan insyaAllah...

Selamat Menanti Ketibaan Ramadhan al-Kareem...^_^


Posting kali ini ringkas sahaja. Harap maaf. hehe

Wallahua'lam...

0 komen   |   Posted by Saya Rahimi
Reactions: 

| 6 Faktor Penghakis Ukhuwwah |

Assalamualaikum & Bismillah...



Ketika membaca kitab suci Al-Quran, tersentuh dengan sebahagian daripada ayat-ayat yang dibaca. Tetapi sebelum saya memberitahu sahabat-sahabat semua apakah surah dan ayat yang menjadi topik utama dalam posting saya pada kali ini, marilah kita buka minda kita seluas-luas yang boleh. ^_^

Di sini saya ada beberapa persoalan kepada sahabat-sahabat sekalian. Soalannya seperti berikut:

Pernahkah kalian semua mempersendakan orang lain? Seperti memperkecilkan kawan-kawan atau merasakan diri kalian sendiri lebih baik daripada kawan-kawan anda?

Pernahkah kalian semua menghebohkan keaiban kawan-kawan kalian?

Pernahkah kalian semua memanggil kawan kalian dengan panggilan yang buruk atau panggilan yang tidak mereka suka?

Pernahkah anda semua berprasangka buruk terhadap kawan-kawan kalian tanpa mengetahui perihal yang sebenarnya?

Pernahkah anda sering mencari kesalahan dan juga keaiban kawan-kawan kalian?

Pernahkah kalian mengumpat kawan-kawan kalian yang lain?

Pernahkah???

Kalau pernah, wahai sahabatku, JANGANLAH BUAT BEGITU LAGI!

Firman Allah:

Surah al-Hujurat : 10 - 12
Maksudnya:


10. sebenarnya orang-orang Yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu; dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat.

11. Wahai orang-orang Yang beriman! janganlah sesuatu puak (dari kaum lelaki) mencemuh dan merendah-rendahkan puak lelaki Yang lain, (kerana) harus puak Yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka; dan janganlah pula sesuatu puak dari kaum perempuan mencemuh dan merendah-rendahkan puak perempuan Yang lain, (kerana) harus puak Yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka; dan janganlah setengah kamu menyatakan keaiban setengahnya Yang lain; dan janganlah pula kamu panggil-memanggil antara satu Dengan Yang lain Dengan gelaran Yang buruk. (Larangan-larangan Yang tersebut menyebabkan orang Yang melakukannya menjadi fasik, maka) amatlah buruknya sebutan nama fasik (kepada seseorang) sesudah ia beriman. dan (ingatlah), sesiapa Yang tidak bertaubat (daripada perbuatan fasiknya) maka merekalah orang-orang Yang zalim.

12. Wahai orang-orang Yang beriman! jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan Yang dilarang) kerana Sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya Yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya Yang telah mati? (jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadaNya. (oleh itu, patuhilah larangan-larangan Yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; Sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani.

Oleh yang demikian, terdapat 6 faktor yang diceritakan dalam ayat 10 - 12 surah al-Hujurat ini. 6 faktor tersebut ialah:
  1.  Perkecilkan orang lain.
  2. Menghebohkan keaiban seseorang.
  3. Panggilan yang buruk.
  4. Berprasangka yang buruk.
  5. Mencari kesalahan dan keaiban orang lain.
  6. Mengumpat. 
 Kadang-kadang kita melakukan perkara ini tanpa kita sedar dan apabila kita sedar cepat-cepatlah minta maaf kepada kawan kita itu. Agar ukhuwwah antara kita dan juga kawan kita itu tidak terjejas. InsyaAllah, kalau kita ada usaha untuk berubah, Allah akan bantu kita.


Sekian, terima kasih.


Semoga bermanfaat kepada semua sahabat-sahabat saya. ^_^



Wallahua'lam...

2 komen   |   Posted by Saya Rahimi
Reactions: 

| Gerhana Bulan |

Assalamualaikum & Bismillah...

Sahabat-sahabat saya semua tahu bila agaknya gerhana bulan?

InsyaAllah gerhana tersebut akan berlaku pada 16 Jun 2011 (mungkin antara pukul 2.00 pagi sehingga 5.00 pagi). Gerhana bulan merupakan satu kejadian yang menakjubkan, apabila orang-orang yang berfikir menggunakan akal fikiran mereka dengan sebaiknya memikirkan kejadian ini akan membuatkan kita mengenal Penciptanya.

Semoga sahabat-sahabat sekalian tergolong dalam mereka yang diberi hidayat oleh Allah supaya seluruh kejadian yang berlaku disekeliling kita dapat mendekatkan diri kepada Allah.

Sempena satu kejadian ciptaan Ilahi yang akan datang ini, saya ada baca satu artikel yang menarik mengenai gerhana bulan yang ingin saya kongsikan pada posting pada kali ini.

Gerhana penuh Bulan 16 Jun 2011- tanda Kebesaran dan Keagungan Allah

 

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan Bulan bercahaya dan ditetapkanNya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan Bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan. Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaranNya) kepada orang-orang yang mengetahui.   (Yunus :5)

Sejak dari zaman dahulu manusia kagum dan takjub melihat kejadian-kejadian yang berlaku di alam semesta ini. Kejadian-kejadian yang berlaku menarik perhatian manusia untuk mengkajinya bagaimana terjadinya kejadian siang-malam, Bulan, Matahari dan jasad-jasad samawi yang lain.

Sebenarnya segala kejadian di alam ini baik di Bumi mahupun di langit adalah ciptaan yang Maha Pencipta. Di sebalik kejadian alam seperti kejadian pasang-surut, siang-malam, gerhana, komet dan lain-lain mengandungi satu hakikat kebenaran yang tidak dapat disembunyikan dan ditolak iaitu tentang kekuasaan yang Maha Pencipta bagi orang-orang yang berakal dan mahu berfikir.

Semua yang wujud di alam ini ada Pemilik dan Penciptanya iaitu Allah. Dia yang menjadikan segala sesuatu dari sekecil-kecil  jasad yang bersaiz mungkin lebih kecil dari elektron hingga ke galaksi atau yang lebih besar dari itu tanpa bantuan sesiapa pun dan tidak merasa letih atau penat.

        " Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan Bumi dan apa yang ada di
           antara keduanya dalam enam masa dan Kami sedikit pun tidak ditimpa
          keletihan" Qaaf:30

Marilah kita sama-sama merenung kejadian gerhana penuh Bulan pada malam 16 Jun 2011 (bersamaan 14 Rejab 1432) dengan akal dan mata hati yang telah Allah kurniakan.

Kejadian gerhana merupakan sebahagian dari tanda-tanda kebesaran ALlah.

Diriwayatkan oleh Abu Musa Al Asy 'ary bahawa Rasulullah S.A.w bersabda

"Bahawasanya tanda-tanda ini (gerhana) Yang Allah kirimkan, dijadikan sesuatu darinya bukanlah kerana mati seseorang atau kerana lahirnya. Tetapi Allah Aza wa Jalla mengirimkan buat mempertakutkan hamba-hambaNya dengan tanda-tanda itu. Maka apabila kamu melihat sesuatu darinya bersegeralah menyebut Allah, berdoa dan beristigfar."  ( Bukhari dan Muslim)

Gerhana Bulan hanya berlaku apabila Bulan purnama, tidak berlaku diwaktu selain purnama. Ketika itu Bumi berada betul-betul di antara Matahari dan Bulan. Oleh kerana Bumi terletak di tengah antara Matahari dan Bulan menyebabkan cahaya dari Matahari akan dilindung oleh Bumi. Ini  menyebabkan bayang  terbentuk di sebelah belakang Bumi. Apabila Bulan beredar di dalam orbitnya dan memasukki kawasan bayang tersebut maka Bulan mengalami gerhana. Bulan tidak kelihatan bercahaya. Sebaliknya Bulan kelihatan gelap sedikit demi sedikit sehingga penuh apabila seluruh Bulan memasukki kawasan bayang.

Pergerakan Bulan, Bumi dan Matahari mempengaruhi terjadinya gerhana. Di antara kekuasaan Allah, Dialah yang menggerakkan dan menetapkan laluan Matahari, Bulan dan Bumi sejak dari mula ia diciptakan hingga ke hari ini sehinggalah kiamat.

    " Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan Bulan, masing-
       masing dari keduanya beredar di dalam garis orbitnya."  Al Anbiya :33

Kekuasaan Allah terhadap mengerakkan  Matahari dan Bulan boleh direnungkan dari beberapa sudut diantaranya;

  1. tempat edar (orbit) :  Dari kajian astronomi menunjukkan Matahari bergerak di laluan (0rbit) yang tertentu dan satu pusingan orbit Matahari memakan masa selama 250 juta tahun.dan satu pusiangan orbit Bulan memakan masa selama 29 hari. Manakala satu pusingan orbit Bumi memakan masa 365 hari dengan jarak yang ditempuh sejauh 960 juta kilometer.
  2. kelajuan: Setiap yang bergerak mempunyai kelajuannya yang tertentu. Jika ada orang yang terpegun  melihat kelajuan kereta lumba 'formula one' yang boleh mencapai kelajuan sehingga 300 kilometer sejam tetapi kelajuan Matahari dan Bulan jauh lebih hebat. Kelajuan Matahari ialah 12,800kilometer sesaat manakala Bulan 10 kilometer  sesaat dan Bumi 30 kilometer sesaat. Masing-masing bergerak tepat dengan kelajuannya tanpa ada yang terlewat atau tercepat walaupun sesaat.
Belum ada teknologi ciptaan manusia yang boleh menandingi kelajuan ciptaan Allah.
Ketepatan masa sehingga kepada saat setiap jasad itu bergerak. Begitu halus dan teliti kiraan Allah. Cubalah kita renungkan dengan akal dan mata hati betapa hebat perjalanan sistem Allah. Tidak mungkin ia berlaku secara kebetulan tanpa ada yang mengatur dan menentukan.

Sekarang mari kita renungkan betapa hebat perjalanan Matahari dan Bulan. Dari sudut astronomi detik berlakunya gerhana menunjukkan betapa tepatnya hitungan pergerakan Bulan dan Matahari. Betapa rumit , teliti dan halus pergerakan ketiga-tiga jasad Bumi, Bulan dan Matahari berdasarkan kepada perkiraan matematik.

 "Matahari dan Bulan beredar mengikut perhitungan"                        ArRahman :5

Oleh kerana Allah telah menyebutkan di dalam AlQuraan bahawa Matahari dan Bulan itu bergerak mengikut perhitungan ( matematik ) maka manusia dapat menghitung bila gerhana akan berlaku dan kejadian lain yang berkaitan.
Menurut hitungan matematik yang lebih tepat lagi satu pusingan Bulan memakan masa purata selama 29 hari  12 jam 44 minit  2.9 saat. Nilai ini menunjukkan betapa teliti kiraan pergerakan Bulan. Begitulah juga dengan Bumi dan Matahari. Jika kira renungkan bagaimana Matahari, Bumi dan Bulan masing-masing bergerak dengan kelajuan masing-masing yang sangat laju boleh tiba saat yang tepat berlakunya gerhana. Mengikut hitungan matematik gerhana malam ini Bulan akan mengalami gerhana penuh iaitu seluruh permukaan Bulan menjadi gelap. Gerhana penuh Bulan pada malam 16 Jun 2011, akan dapat diperhatikan apabila Bulan mula memasukki kawasan bayang gelap bumi  (umbra) tepat jam 2.23 pagi.  Bulan akan sedikit demi sedikit akan menjadi gelap akibat memasukki kawasan bayang Bumi sehingga ia akan gelap seluruhnya pada jam 3.22 pagi. Selepas itu Bulan sedikit demi sedikit akan mula bercahaya semula dan bercahaya  semula pada 05:05 pagi.

Rajah: Waktu sentuhan gerhana separa Bulan pada 16 Jun 2011. Sentuhan pertama,P1: 01:25, sentuhan kedua P2: 02:23;  maksimum P3: 04:13;  sentuhan keempat P4: 06:04; P5: 07:01.


Demikianlah hebatnya persembahan di langit pada malam ini. Sebenarnya kejadian gerhana ini memperlihatkan akan kekuasaan Allah bagi orang yang mahu berfikir. Jika mata hati seseorang itu tidak tertutup, ia dapat melihat perjalanan sistem Allah yang menggambarkan keharmonian, ketertiban dan kebijaksaan.
Bagi orang yang berakal dan berrfikir tentang kejadian di sekelilingnya dan diri mereka sendiri dapat melihat dalam setiap kejadian itu mengandungi kerumitan, kehalusan, kebijaksanaan dan keharmonian. Bagi orang yang waras tidak mengatakan semua ini terjadi dengan sendirinya. Tetapi ia akan meyakini disebalik penyusunan sistem ini terdapat Pencipta yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui, Maha Sempurna lagi Maha Perkasa.
Pengajaran yang boleh kita ambil ialah jika Allah boleh memperhitung dengan begitu teliti, halus dan tepat perjalanan alam cakerawala yang lebih besar dan rumit keadaannya
sudah tentu lebih mudah bagi Allah untuk menghitung amal-amal dan pekara-pekara yang dilakukan oleh manusia samada zahir atau tersembunyi. Semuga kejadian gerhana ini mengingatkan kita betapa kerdil dan lemahnya manusia dan betapa Maha Berkuasa dan Maha Agong Allah yang mencipta dan mentadbir sekelian alam. Oleh itu kepada Allah kita memperbanyakkan memohon keampunan dan taubat di atas kealpaan dan kesilapan yang kita lakukan di samping memperbanyakkan amal kebaikan dengan berdoa dan beramal soleh serta lakukan solat sunat gerhana.
Semuga Allah menerima taubat dan doa kita. Amin.

Grafik gerhana bulan


Artikel diambil di ( FB Pertubuhan IKRAM )

Semoga bermanfaat. Sekian, terima kasih.

Wallahua'lam....

0 komen   |   Posted by Saya Rahimi
Reactions: 
Previous Page
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kerana Sebuah 'Keyboard'



Hamba Allah

My Photo
Saya Rahimi
Muhammad Rahimi bin Abdul Rahim (sayarahimi@gmail.com)
View my complete profile

Jom Ikut

Kalendar

Pakar Komen

Arkib Saya

  • ▼  2011 (5)
    • ▼  July (2)
      • | Sarana-Sarana Dakwah |
      • | Ramadhan al-Mubarak is COMING |
    • ►  June (3)
      • | 6 Faktor Penghakis Ukhuwwah |
      • | Gerhana Bulan |
      • | Halaman Baru, Nafas Baru |

Kategori

Aku dan Kehidupan (2) Bedah Buku (1) Menghayati Al-Quran (1) Perkongsian (1)

Mesti Tekan

  • Aqsa Syarif
  • IKRAM Hulu Langat
  • IKRAM-i UNITEN
  • KITA Production
  • PalestinKini
  • Pertubuhan IKRAM
  • Rumah Ikhwah (DK)

Ikhwah

  • 'Ammar Lotfi
  • Muhammad Luqman (UNITEN)
  • Qayyim Hafidzi

Perihal Ummah

bantu palestin!

Aqsa Syarif Berhad

Loading...

Palestinkini

Loading...
  • Home

© Copyright Kerana Sebuah 'Keyboard'. All rights reserved.
Designed by FTL Wordpress Themes brought to you by Smashing Magazine
Converted by Blogger for Wordpress to Blogger sponsored by Cinta

Back to Top